Senin, 02 Juli 2018

Model Perekonomian Terbuka dan Tertutup (Ekonomika 2)


Kata Pengantar


Segala puji penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan nikmat serta hidayah-Nya terutama nikmat kesehatan sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah mata kuliah Ekonomika 2 yang berjudul “Analisis Keseimbangan Keynesian” sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas Ekonomika 2, dalam penulisan makalah ini penulis mengalami keterbatasan, karena bantuan berbagai pihak makalah ini dapat diselesaikan. Maka penulis mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan bantuan baik dari segi moril maupun materil.
Penulis menyadari makalah ini masih terdapat banyak kekurangan maka kritik dan saran yang  membangun penulis harapkan dari semua pihak agar bisa lebih baik kedepannya. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan para pembaca pada umumnya.

Depok, 04 April 2018


Penulis




DAFTAR ISI




BAB I

PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Keseimbangan struktur perekonomian merupakan faktor utama dalam mencapai sasaran pembangunan dan salah satu ciri strategi pembangunan yang harus dimiliki Indonesia yang mempunyai potensi menjaga keterkaitan antara sektor pertanian dengan sektor industri dalam bentuk agroindustri. Paparan ini sesuai dengan progam jangka panjang pembanguna ekonomi di Indonesia yaitu mewujudkan struktur ekonomi yang seimbang antara sektor industri dan pertanian. Karakteristik perekonomian Indonesia yang termasuk dalam “ small open economy ” menyebabkan dinamika perekonomian global dapat memengaruhi perekonomian domestic. Terjadinya keseimbangan pasar keuangan nasional dengan internasional, sebagaimana negara emerging markets lainnya.
Perekonomian  makro lebih luas cakupannya seperti Tingkat suku bunga, inflasi dan nilai tukar Rupiah adalah variabel yang mempengaruhi unsur permintaan agregat yang meliputi konsumsi privat, investasi, pengeluaran pemerintah, ekspor dan impor. Dengan membaiknya ketiga variabel tersebut, maka permintaan agregat juga akan membaik. Agregat demand dan agregat supply memiliki masing proporsi 50 persen dalam agregat perekonomian Indonesia, penanganannya harus seimbang agar perekonomian nasional dapat berkembang.

1.2 Rumusan Masalah

a.       Apa Pengertian analisis keseimbangan..?
b.      Bagaimana model keseimbangan perekonomian tertutup dua sektor dan tiga sektor..?
c.       Bagaimana model keseimbangan perekonomian terbuka

      Tujuan pembuatan makalah ini sebagai sarana pembelajaran dari mata teori ekonomi makro dan mempelajari serta memahami tentang analisis keseimbangan Keynesian. 


BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Analisis Keseimbangan

Analisis keseimbangan adalah analisis makro ekonomi tentang terbentuknya harga dan jumlah output berdasarkan asumsi bahwa di setiap pasar (barang dan jasa, tenaga kerja, dan uang) permintaan telah sama dengan penawaran, sehingga permintaan agregat telah sama dengan penawaran agregat.
  Arus Keseimbangan Perekonomian
Diagram Aliran Melingkar Perekonomian Dua Sektor
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEizKVBDBT10i-5syeaW979nkhB1bXCPyf_4gSzOGdRj5IBJC6nIWrxlCCI0ESduGbFN_PUhk8A690HwxMwRJ6kiZGW_IMqr0_r-6Ad_Sh3M0iRcCUV_FyUyn9TyOk4vvJCqDThLTzZchbk/s1600/Diagram-aliran-pendapatan-dan-pengeluaran-dari-RTK-dan-RTP-2152013.jpg
            Bagian Atas menunjukkan aliran faktor produksi yang berasal dari rumah tangga digunakan perusahaan dalam kegiatan produksi dengan memberikan imbalan yang menjadi pendapatan bagi rumah tangga.  Bagian bawah menunjukkan aliran barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan yang akan dikonsumsi rumah tangga. Untuk itu, rumah tangga akan membayar perusahaan atas barang dan jasa yang dikonsumsi tersebut. Namun jika rumah tangga membelanjakan semua pendapatannya maka perekonomian akan seimbang karena antara pengeluaran dan pendapatan sama.
                      Jika sektor rumah tangga memutuskan untuk menabung sebagian pendapatannya, maka keseimbangan akan terjadi jika lembaga keuangan menyalurkan tabungan ke perusahaan dalam bentuk investasi.
                      Perekonomian tiga sektor adalah perekonomian makro yang hanya melibatkan tiga sektor ekonomi (pendekatan pengeluaran) yaitu sektor rumah tangga, perusahaan, dan pemerintah. Pengeluaran sektor rumah tangga disebut pengeluaran konsumsi, sektor perusahaan disebut pengeluaran investasi, dan sektor pemerintah disebut pengeluaran pemerintah.

                 Diagram Aliran Melingkar Perekonomian Tiga Sektor
Description: Perekonomian Tiga Sektor
Pada perekonomian tiga sektor, rumah tangga tidak hanya menggunakan pendapatan untuk konsumsi dan menabung tetapi juga membayar pajak kepada pemerintah. Keseimbangan perekonomian akan terjadi jika investasi ditambah pengeluaran pemerintah sama besarnya dengan tabungan ditambah dengan pajak.
Perekonomian terbuka / perekonomian empat sektor merupakan suatu negara yang mempunyai hubungan ekonomi dengan negara – negara lain. Dalam perekonomian terbuka sebagian produksi dalam negeri diekspor atau dijual ke luar negeri dan disamping itu terdapat pula barang di negara itu yang diimpor dari negara – negara lain

Diagram melingkar perekonomian empat sektor yaitu :
Description: Perekonomian Empat Sektor

2.2. Model Keseimbangan Keynesian dan multiplier

Model keseimbangan Keynesian disusun berdasarkan salah satu penafsiran terhadap ide-ide Keynes yang termuat dalam bukunya, The General theory of Employment, Interest, and Money, yang kemudian dikenal sebagai The General Theory. Pembahasan model keseimbangan Keynes diperlukan karena ada dua alasan:
a.       Untuk lebih memudahkan pemahaman tentang perilaku ekonomi makro memang  sebaiknya kita berangkat dari asumsi bahwa pasar dapat berada dalam keseimbangan.
b.      Kita dapat lebih mudah melakukan pembandingan antara analsis Klasik dengan Keynesian. Ini akan sangat membantu Anda dalam mengikuti uraian analisi keseimbangan yang dibangun berdasarkan kombinasi pemikiran Klasik-Keynesian.
1.      Pentingnya Sisi Permintaan
Jika model keseimbangan klasik sangat mementingkan sisi penawaran agregat, model keseimbangan Keynesian justru sangat memperhatikan sisi penawaran agregat. Pandangan Keynesian tersebut dapat dipahami dalam konteks perkembangan perekonomian Barat, ketika The General Theory diterbitkan. Ketika itu Depresi Besar yang melanda Negara-negara kapitalis, bukan disebabkan lemahnya sisi penawaran. Sebab teknologi yang ada, jumlah barang modal dan jumlah uang dalam perekonomian kapitalis sudah jauh lebih tinggi dan banyak dibanding awal modernisasi.
a.   Komponen-komponen Permintaan Agregat
Dalam pembahasan tentang Pendapatan Nasional, komponen permintaan agregat sudah disinggung, yaitu:
  Y= C+I+G+( X - M )
Keterangan
C  = kosnsumsi rumah tangga
I   = investasi sector dunia usaha
G  = pengeluaran pemerintah
X  = ekspor
M = impor
b.      Total Pengeluaran Agregat
Total pengeluaran agregat adalah total penjumlahan C+I+G+(X-M). Jika pengeluaran agregat dinotasikan sebagai AE maka,
AE = C+I+G+(X-M)
       = Cо+bY+Iо+Gо+(Xо-Mо) 
a.      Pendapatan Nasional Dalam Keseimbangan
            Dalam analisi Keynesian, besarnya pendapatan nasional (Y) dilihat dari besarnta pengeluaran. Besarnya output adalah sama dengan besarnya pengeluaran. Namun berdasarkan model konsumsi Keynes, tidak semua output (Y) dibelanjakan ; Bagian yang tidak dibelanjakan disebut tabungan. Dengan demikian total pendapatan nasional menjadi:
Y = C + S
Keterangan :
Y = PDB
C = Konsumsi rumah tangga
S = Tabungan
Model keseimbangan Keynes yang paling sederhana adalah model perekonomian tertutup dua sector. Perekonomian tidak melakukan hubungan ekonomi dengan dunia internasional dan terdiri atas sector : rumah tangga dan usaha.
Perekonomian tertutup Keynesian yang paling sederhana adalah model perekonoman tertutup dua sektor. Perekonomian hanya terdiri atas sektor rumah tangga dan dunia usaha. Karena itu pengeluaran dalam perekonomian hanya terdiri atas konsumsi rumah tangga (C) dan investasi sektor dunia usaha (I). Dengan demikian total pengeluaran agregat adalah:
AE = C+I
     = C0+bY+I0
     = C0+I0+bY
     = A=bY
Dimana A adalah total pengeluaran otonomus (A=C0+I0)
Keseimbangan ekonomi tercapai bila pengeluaran agregat sama dengan pendapatan nasional. Karena tingkat konsumsi pada tingkat keseimbangan ditentukan oleh besarnya output keseimbangan (Y*), maka fungsi konsumsi juga dapat ditulis sebagai:
    C=C0+bY*
2)       Analisis Keseimbangan dan model keseimbanganPerekonomian Tertutup Tiga Sektor
Model ekonomi tiga sector pemerintah,yang di wakili oleh pengeluaran pemerintah (G) 
a.      Output  Keseimbangan
Dengan demikian pengeluaran agregat menjadi:
AE= C+I+G
      = C+bY+I+G
      = C+I+G+bY
      = A+bY
Dimana A sekarang terdiri atas (C+I+G).
Sama halnya dengan model dua sector,dalam model tiga sector output keseimbangan dapat di hitung dengan menyamakan Y dan AE. Kasus 11.1 kita kembangkan  menjadi kasus 11.4 dengan menambah fungsi pengeluaran pemerintah.
Perekonomian terbuka dinamakan juga sebagai ekonomi empat sector, yaitu suatu ekonomi yang dibedakan kepada empat sektor yaitu :
1.      Rumah tangga
2.      Perusahaan
3.      Pemerintah dan,
4.      Sektor luar negeri.
a.         Output keseimbangan
Dalam perekonomian terbuka, fungsi pengeluaran agrerat adalah :
AE = C + I + G ( M – N ) = C + I + G + NX
      = Cо + bY + Iо + Gо + ( Xо - Mо )
= A + By
Dimana A sekarang terdiri atas (Cо + Iо + Gо + NX )

BAB III

PENUTUP

3.1  KESIMPULAN

Analisis keseimbangan berperan penting dalam pemantaun perkembangan perekonomian suatu negara. Tanpa ada nya sistem analisis dalam perekonomian, maka keseimbangan pasar dan arus ekonomi tidak akan berjalan dengan lancara. Selain itu, masyarakat akan merasa kerugian atas apa yang dihasilkan pemerintah terhadap perekonomian bilamana keseimbangan pasar tidak berjalan dengan baik.
Pengertian dari analisis keseimbangan adalah adalah analisis makroekonomi tentang terbentuknya harga dan jumlah output berdasarkan asumsi bahwa di setiap pasar ( barang dan jasa, tenaga kerja, dan uang ) permintaan telah sama dengan penawaran, sehingga permintaan agregat telah sama dengan permintaan agregat.Dari sini bisa terlihat asumsi pasar terhadap keseimbangan perekonomian. Terbentuknya harga di pasaran diketahui dari analisis yang di buat pemerintah atas keseimbangan penawaran dan permintaan.
Arus perekonomian indonesia, terdapat 4 sektor, yang mencakup produsen-konsumsi(Nasioanl), lalu produsen-konsumsi-pemerintah (nasional), dan produsen-konsumen-pemerintah-luar negeri (internasional).
  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar