Kata Pengantar
Segala puji penulis panjatkan
kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan nikmat serta hidayah-Nya
terutama nikmat kesehatan sehingga penulis dapat
menyelesaikan makalah mata kuliah Ekonomika 2 yang berjudul “Analisis
Keseimbangan Keynesian” sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Makalah
ini dibuat untuk memenuhi tugas Ekonomika 2, dalam penulisan makalah ini
penulis mengalami keterbatasan, karena bantuan berbagai pihak makalah ini dapat
diselesaikan. Maka penulis mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang
telah memberikan bantuan baik dari segi moril maupun materil.
Penulis
menyadari makalah ini masih terdapat banyak kekurangan maka kritik dan saran yang membangun penulis harapkan dari semua pihak
agar bisa lebih baik kedepannya. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi
penulis khususnya dan para pembaca pada umumnya.
Depok,
04 April 2018
Penulis
DAFTAR ISI
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Keseimbangan
struktur perekonomian merupakan faktor utama dalam mencapai sasaran pembangunan
dan salah satu ciri strategi pembangunan yang harus dimiliki Indonesia yang
mempunyai potensi menjaga keterkaitan antara sektor pertanian dengan sektor
industri dalam bentuk agroindustri. Paparan ini sesuai dengan progam jangka
panjang pembanguna ekonomi di Indonesia yaitu mewujudkan struktur ekonomi yang
seimbang antara sektor industri dan pertanian. Karakteristik perekonomian
Indonesia yang termasuk dalam “ small open economy ” menyebabkan dinamika perekonomian
global dapat memengaruhi perekonomian domestic. Terjadinya keseimbangan pasar
keuangan nasional dengan internasional, sebagaimana negara emerging markets
lainnya.
Perekonomian
makro lebih luas cakupannya seperti
Tingkat suku bunga, inflasi dan nilai tukar Rupiah adalah variabel yang mempengaruhi
unsur permintaan agregat yang meliputi konsumsi privat, investasi, pengeluaran
pemerintah, ekspor dan impor. Dengan membaiknya ketiga variabel tersebut, maka
permintaan agregat juga akan membaik. Agregat demand dan agregat supply
memiliki masing proporsi 50 persen dalam agregat perekonomian Indonesia, penanganannya
harus seimbang agar perekonomian nasional dapat berkembang.
1.2 Rumusan Masalah
a. Apa Pengertian analisis keseimbangan..?
b. Bagaimana model keseimbangan
perekonomian tertutup dua sektor dan tiga sektor..?
c. Bagaimana model keseimbangan
perekonomian terbuka
Tujuan pembuatan makalah ini sebagai
sarana pembelajaran dari mata teori ekonomi makro dan mempelajari serta
memahami tentang analisis keseimbangan Keynesian.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Analisis Keseimbangan
Analisis
keseimbangan adalah analisis makro ekonomi tentang terbentuknya harga dan
jumlah output berdasarkan asumsi bahwa di setiap pasar (barang dan jasa, tenaga
kerja, dan uang) permintaan telah sama dengan penawaran, sehingga permintaan
agregat telah sama dengan penawaran agregat.
Arus Keseimbangan Perekonomian
Diagram
Aliran Melingkar Perekonomian Dua Sektor

Bagian
Atas menunjukkan aliran faktor produksi yang berasal dari rumah tangga
digunakan perusahaan dalam kegiatan produksi dengan memberikan imbalan yang
menjadi pendapatan bagi rumah tangga. Bagian bawah menunjukkan
aliran barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan yang akan dikonsumsi
rumah tangga. Untuk itu, rumah tangga akan membayar perusahaan atas barang dan
jasa yang dikonsumsi tersebut. Namun jika rumah tangga membelanjakan semua
pendapatannya maka perekonomian akan seimbang karena antara pengeluaran dan
pendapatan sama.
Jika sektor rumah tangga memutuskan
untuk menabung sebagian pendapatannya, maka keseimbangan akan terjadi jika
lembaga keuangan menyalurkan tabungan ke perusahaan dalam bentuk investasi.
Perekonomian tiga sektor adalah
perekonomian makro yang hanya melibatkan tiga sektor ekonomi (pendekatan
pengeluaran) yaitu sektor rumah tangga, perusahaan, dan pemerintah. Pengeluaran
sektor rumah tangga disebut pengeluaran konsumsi, sektor perusahaan disebut
pengeluaran investasi, dan sektor pemerintah disebut pengeluaran pemerintah.
Diagram Aliran Melingkar Perekonomian Tiga Sektor

Pada perekonomian tiga sektor, rumah tangga tidak hanya
menggunakan pendapatan untuk konsumsi dan menabung tetapi juga membayar pajak
kepada pemerintah. Keseimbangan perekonomian akan terjadi jika investasi
ditambah pengeluaran pemerintah sama besarnya dengan tabungan ditambah dengan
pajak.
Perekonomian terbuka / perekonomian empat sektor merupakan
suatu negara yang mempunyai hubungan ekonomi dengan negara – negara lain. Dalam
perekonomian terbuka sebagian produksi dalam negeri diekspor atau dijual ke
luar negeri dan disamping itu terdapat pula barang di negara itu yang diimpor
dari negara – negara lain
Diagram melingkar perekonomian empat
sektor yaitu :

2.2. Model Keseimbangan Keynesian dan multiplier
Model
keseimbangan Keynesian disusun berdasarkan salah satu penafsiran terhadap
ide-ide Keynes yang termuat dalam bukunya, The General theory of
Employment, Interest, and Money, yang kemudian dikenal sebagai
The General Theory. Pembahasan model keseimbangan Keynes diperlukan karena ada dua
alasan:
a. Untuk lebih memudahkan
pemahaman tentang perilaku ekonomi makro memang sebaiknya kita
berangkat dari asumsi bahwa pasar dapat berada dalam keseimbangan.
b. Kita dapat lebih mudah melakukan
pembandingan antara analsis Klasik dengan Keynesian. Ini akan sangat membantu
Anda dalam mengikuti uraian analisi keseimbangan yang dibangun berdasarkan
kombinasi pemikiran Klasik-Keynesian.
1.
Pentingnya Sisi Permintaan
Jika
model keseimbangan klasik sangat mementingkan sisi penawaran agregat, model
keseimbangan Keynesian justru sangat memperhatikan sisi penawaran agregat.
Pandangan Keynesian tersebut dapat dipahami dalam konteks perkembangan
perekonomian Barat, ketika The General Theory diterbitkan. Ketika itu Depresi
Besar yang melanda Negara-negara kapitalis, bukan disebabkan lemahnya sisi
penawaran. Sebab teknologi yang ada, jumlah barang modal dan jumlah uang dalam
perekonomian kapitalis sudah jauh lebih tinggi dan banyak dibanding awal
modernisasi.
a.
Komponen-komponen Permintaan
Agregat
Dalam pembahasan tentang
Pendapatan Nasional, komponen permintaan agregat sudah disinggung, yaitu:
Y= C+I+G+( X - M )
Keterangan
C = kosnsumsi rumah
tangga
I = investasi
sector dunia usaha
G = pengeluaran
pemerintah
X = ekspor
M = impor
b.
Total Pengeluaran Agregat
Total pengeluaran agregat adalah
total penjumlahan C+I+G+(X-M). Jika pengeluaran agregat dinotasikan sebagai AE
maka,
AE = C+I+G+(X-M)
= Cо+bY+Iо+Gо+(Xо-Mо)
a.
Pendapatan Nasional Dalam
Keseimbangan
Dalam analisi Keynesian,
besarnya pendapatan nasional (Y) dilihat dari besarnta pengeluaran. Besarnya
output adalah sama dengan besarnya pengeluaran. Namun berdasarkan model
konsumsi Keynes, tidak semua output (Y) dibelanjakan ; Bagian yang tidak
dibelanjakan disebut tabungan. Dengan demikian total pendapatan nasional
menjadi:
Y = C + S
Keterangan :
Y = PDB
C
= Konsumsi rumah tangga
S
= Tabungan
Model keseimbangan Keynes yang
paling sederhana adalah model perekonomian tertutup dua sector. Perekonomian
tidak melakukan hubungan ekonomi dengan dunia internasional dan terdiri atas
sector : rumah tangga dan usaha.
Perekonomian tertutup Keynesian yang
paling sederhana adalah model perekonoman tertutup dua sektor. Perekonomian
hanya terdiri atas sektor rumah tangga dan dunia usaha. Karena itu pengeluaran
dalam perekonomian hanya terdiri atas konsumsi rumah tangga (C) dan investasi
sektor dunia usaha (I). Dengan demikian total pengeluaran agregat adalah:
AE = C+I
= C0+bY+I0
= C0+I0+bY
= A=bY
Dimana A adalah total pengeluaran
otonomus (A=C0+I0)
Keseimbangan
ekonomi tercapai bila pengeluaran agregat sama dengan pendapatan nasional.
Karena tingkat konsumsi pada tingkat keseimbangan ditentukan oleh besarnya
output keseimbangan (Y*), maka fungsi konsumsi juga dapat ditulis sebagai:
C=C0+bY*
Model ekonomi tiga sector
pemerintah,yang di wakili oleh pengeluaran pemerintah (G)
a.
Output Keseimbangan
Dengan demikian pengeluaran agregat
menjadi:
AE=
C+I+G
= C₀+bY+I₀+G₀
= C₀+I₀+G₀+bY
= A+bY
Dimana A sekarang terdiri atas (C₀+I₀+G₀).
Sama halnya dengan model dua
sector,dalam model tiga sector output keseimbangan dapat di hitung dengan
menyamakan Y dan AE. Kasus 11.1 kita kembangkan menjadi kasus 11.4 dengan
menambah fungsi pengeluaran pemerintah.
Perekonomian terbuka dinamakan juga sebagai ekonomi empat
sector, yaitu suatu ekonomi yang dibedakan kepada empat sektor yaitu :
1. Rumah tangga
2. Perusahaan
3. Pemerintah dan,
4. Sektor luar negeri.
a.
Output keseimbangan
Dalam
perekonomian terbuka, fungsi pengeluaran agrerat adalah :
AE = C + I + G ( M – N ) = C + I + G + NX
= Cо + bY + Iо + Gо + ( Xо - Mо )
= A
+ By
Dimana A
sekarang terdiri atas (Cо + Iо + Gо + NX )
BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Analisis keseimbangan berperan penting dalam pemantaun
perkembangan perekonomian suatu negara. Tanpa ada nya sistem analisis dalam
perekonomian, maka keseimbangan pasar dan arus ekonomi tidak akan berjalan
dengan lancara. Selain itu, masyarakat akan merasa kerugian atas apa yang
dihasilkan pemerintah terhadap perekonomian bilamana keseimbangan pasar tidak
berjalan dengan baik.
Pengertian dari analisis keseimbangan adalah adalah analisis makroekonomi tentang terbentuknya harga dan jumlah
output berdasarkan asumsi bahwa di setiap pasar ( barang dan jasa, tenaga
kerja, dan uang ) permintaan telah sama dengan penawaran, sehingga permintaan
agregat telah sama dengan permintaan agregat.Dari sini bisa terlihat asumsi
pasar terhadap keseimbangan perekonomian. Terbentuknya harga di pasaran
diketahui dari analisis yang di buat pemerintah atas keseimbangan penawaran dan
permintaan.
Arus perekonomian indonesia, terdapat 4 sektor, yang mencakup
produsen-konsumsi(Nasioanl), lalu produsen-konsumsi-pemerintah (nasional), dan
produsen-konsumen-pemerintah-luar negeri (internasional).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar